[Update] Info Rektor-rektor Diarahkan Puji Jokowi, Said Didu kepada 3 Mantan Aktivis: Puas? Update 2023

HBLpegadaian.id, JAKARTA—Calon wakil presiden nomor urut 03  Mahfud Md menyebut, ada rektor ditekan untuk menyatakan bahwa kinerja pemerintah baik. Itu diungkap Mahfud saat hadir di tengah mahasiswa, seperti dilihat pada channel YouTube, Mahfud MD Official.  

Menanggapi hal itu, tokoh oposisi yang kini menjadi juru bicara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Muhammad Said Didu memberikan sindiran pada tiga mantan aktiivis.

Mereka adalah Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan Budiman Sudjatmiko yang saat ini menjadi pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Lewat akun X pribadinya, @msaid_didu, tokoh asal Sulsel itu menyebut pihak pemerintah saat ini berusaha menggiring dan menekan para rektor.

“Rektor pun ditekan utk jadi penjilat kekuasaan. Pak @Fahrihamzah, pak @fadlizon dan Pak @budimandjatmiko puas ?” tulis Said Didu, Rabu (7/2/2024).

Sebelumnya, Mahfud Md menyebut, rektor ditekan untuk menyatakan bahwa kinerja pemerintah baik. Menurutnya, itu sesuai laporan yang HBLpegadaian.id terima.

“Saudara-saudara, saya dapat laporan, ada semacam operasi untuk menekan rektor-rektor lain, yang belum menyatakan sikap dan akan membuat deklarasi untuk kebaikan bangsa dan membangun demokrasi yang bermartabat. seperti UGM itu kan,” ujar Mahfud.

“Tapi ada semacam operasi mendekati rektor-rektor untuk menyatakan bahwa Presiden Jokowi baik, Pemilu baik, dan penanganan covid baik,” lanjutnya.

Mantan Menkopolhukam ini menegaskan ada beberapa perguruan tinggi yang melakukan seperti yang diminta. Namun, tak sedikit pula yang menolak.

“Ada yang menolak, yakni, rektor Universitas Sugiyopranoto Semarang, didatangi untuk menyatakan Jokowi baik. Tetapi tidak semua menyatakan itu. Tetapi ada juga yang membacakan itu seperti yang ditulis templatenya,” sambung Mahfud.

Namun Mahfud kagum kepada perguruan tinggi yang tetap memperjuangkan demokrasi, agar berjalan dengan baik. “Semakin ditekan perguruan tinggi, semakin menggelombang perlawanan,” ujar Mahfud disambut sorak-sorai mahasiswa. Saat ini, marak gerakan-gerakan di kampus yang dipelopori beberapa guru besar, meminta agar Jokowi kembali fokus menjalankan pemerintahan tanpa cawe-cawe urus Pilpres. Para guru besar itu juga mengharapkan demokrasi ditegakkan, bukan dihancurkan. (ilo)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *