[Update] Info Analis Militer Connie Rahakundini Beberkan Isi Percakapan Jokowi-Sri Sultan, Sempat Terdiam Diminta Jangan Sakiti Megawati Update 2023

HBLpegadaian.id, JAKARTA—Analis pertahanan dan militer sekaligus akademisi Connie Rahakundini Bakrie mengungkapkan pesan yang disampaikan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X saat dikunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Dalam video yang salah satunya diunggah akun media sosial X, @DS_yantie, Connie menjelaskan alasan Sri Sultan mau menerima kunjungan Jokowi karena kebingungannya atas pernyataan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait kondisi demokrasi bangsa sekarang ini.

Sri Sultan lantas menjawab bahwa para akademisi bebas menyuarakan pendapat mereka. “Yah itu akademisi dan itu hak mereka untuk berbicara tentang kebenaran,” kata Sri Sultan sebagaimana diungkap Connie dikutip dari Inilah.com.

Merujuk pada kacaunya demokrasi di Indonesia saat ini, Sri Sultan kemudian berpesan kepada Jokowi untuk tetap menjaga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus mantan Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, yang juga merupakan putri dari seorang proklamator bangsa, yakni Ir. Sukarno.

“Pak Presiden saya titip ya. Jangan sakiti Ibu Megawati. Anda boleh bikin apa saja, tapi jangan sakiti,” kata Connie menirukan ucapan Sri Sultan kepada Jokowi.

Sri Sultan menegaskan bahwa tanpa adanya jasa Sukarno, Indonesia tidak dapat berdiri hingga sekarang. Karena pernyataan tersebut, ujar Connie, Jokowi pun tertegun. “Di situ Pak Presiden terdiam,” ungkap Connie.

Connie menegaskan bahwa pernyataannya ini, ditambah pertemuan dengan Panglima TNI adalah sebagai upaya untuk menjaga netralitas mereka selama pesta demokrasi berlangsung.

Kekhawatiran Connie, cawe-cawe pemerintah dalam Pemilu 2024 ini berpotensi menimbulkan kericuhan di tengah masyarakat. “Saya yakin kalau ada (cawe-cawe), kita pasti clash dengan masyarakat, pasti,” tegasnya.

Di samping itu, Connie juga menerangkan bahwa para purnawirawan TNI/Polri masih memiliki kesempatan untuk menjaga demokrasi bangsa. Salah satunya dengan menghubungi para junior mereka yang masih aktif untuk tetap menjaga kesetiaan mereka kepada Tanah Air.

“Tolong adik-adik itu diraih karena mereka sedang bingung sebenarnya, antara perintah atasan, perintah kan komando kalau tentara sama polisi,” tuturnya.

Meski video pernyataan Connie sudah menyebar sejak kemarin, belum ada tanggapan dari pihak Istana maupun Sultan terkait hal ini. (ilo)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *